🐰 Kata Bijak Lafran Pane
Lafran Pane meninggal pada 25 Januari 1991, tepat hari ini 30 tahun lalu, dalam kesederhanaan serta kebersahajaan yang luas dan dalam. Beberapa saat sebelum jenazah Lafran dimakamkan, Tetty Sari Rakhmiati (putri bungsu) didampingi M. Iqbal (putra) dan Martha Dewi (istri), membuka sebuah rahasia.
Professor Lafran Pane (5 February 1922 - 25 January 1991) was an Indonesian academician who is best remembered for establishing the Muslim Students' Association and National Hero of Indonesia.
Lafran yang lahir di Padang Sidempuan, 5 Februari 1922, adalah anak keenam dari Sutan Pangurabaan Pane — seorang aktivis pergerakan yang memberi perhatian pada masalah pendidikan dan sastra — dari istri pertama. Lima kakaknya adalah Nyonya Tarib, Sanusi Pane, Armijn Pane, Nyonya Bahari Siregar, Nyonya Hanifiah.
Lafran Pane merupakan anak dari Sutan Pangurabaan Pane, seorang guru di wilayah Mandailing Natal. Sutan juga merupakan salah satu pendiri Muhammadiyah di Sipirok tahun 1921. Keluarganya memiliki Pengangkutan Sibualbuali yang memiliki 250 mobil pengangkutan.
Pikiran jenius Lafran Pane soal kesesuaian Islam, keindonesiaan, dan kemodernan menjadi ciri khas utama. Di tahun 1947, berbarengan dengan lahirnya HMI, gagasan kesesuaian Islam, keindonesian, dan kemodernan merupakan langkah maju, melampaui zamannya di tengah nuansa penjajahan yang masih kuat.
Hariqo Satria Wibawa (2010) dalam bukunya Lafran Pane: Jejak Dan Pemikirannya menyebutkan jika pengembaraan keduanya ke Jakarta, sebagai fase lahirnya kesadaran Lafran akan insan kamil. Saat itu Lafran berusia 21 tahun. Kata Dadang, apa yang dicontohkan Lafran hampir tidak ada bekasnya. Justru, sejumlah alumni malah mencoreng nama rumah
Berdasarkan Antaranews, Lafran akan dibintangi oleh Dimas Anggara, Lala Karmela, Aryo Wahab, Alfie Alfandi, Ratna Riantiarno, Farandika, Nabil Lungguna, dan Mathias Muchus. Film ini juga akan menjadi kado terindah HMI pada peringatan hari terbentuknya organisasi Februari 2024.
"Beliau (Lafran Pane) punya jasa yang besar tidak hanya bagi HMI, tetapi bagi bangsa dan negara. Beliau juga amat sederhana, jujur, low profile, bahkan tidak berpikir ingin menjadi pahlawan nasional, tetapi kita sebagai kader HMI yang harus memperjuangkannya, apalagi beliau sebagai ikon HMI," kata Akbar Tanjung di Pontianak, Sabtu (16/4).
Adalah sosok Lafran Pane, sang pencetus organisasi HMI yang sangat bersahaja. Lahir di daerah Sipirok (tempat kelahiran mimin juga) pada tanggal 5 Februari 1922. HMI sendiri muncul dan digagas pada bulan November 1946 pada saat beliau menjadi mahasiswa semester 1 di STI (Sekolah Tinggi Islam), serang bernama UII (Universitas Islam Indonesia).
KOMPAS.com - Lafran Pane dikenal sebagai salah satu pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947. Tujuan dari HMI sendiri adalah untuk mempertahankan negara Republik Indonesia, mempertinggi derajat rakyat Indonesia, serta menegakkan dan mengembangkan ajaran Islam.
Lafran Pane adalah anak keenam keluarga Sutan Pangurabaan Pane dari istrinya yang pertama, Lafran adalah bungsu dari enam bersaudara, yaitu: Nyonya Tarib, Sanusi Pane, Armijn Pane, Nyonya Bahari Siregar, Nyonya Hanifiah, Lafran Pane, dan selain saudara kandung, ia juga memiliki dua orang saudara tiri dari perkawinan kedua ayahnya, yakni: Nila Ku
Lafran Pane mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 dan menjadi pahlawan nasional pada 2017 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
GTaA.
kata bijak lafran pane